Detik-Detik Kericuhan Persita vs Persija di BIS, 11 Orang Jadi Korban

AKURAT BANTEN — Laga Persita Tangerang melawan Persija Jakarta di Banten International Stadium (BIS), Kota Serang, Banten, diwarnai kericuhan suporter yang berujung pada jatuhnya korban luka. Sebanyak 11 orang dilaporkan terluka dalam insiden yang membuat pertandingan sempat tertunda tersebut.
Peristiwa ini menjadi sorotan setelah ketegangan antarsuporter meningkat di tengah pertandingan BRI Super League 2026/2027, Sabtu (17/10/2026) malam. Situasi yang semula berlangsung di tribun berubah menjadi keributan, dengan sejumlah suporter terlihat berlarian menyelamatkan diri.
Insiden tersebut bukan hanya mengganggu jalannya pertandingan, tetapi juga kembali menyoroti persoalan keamanan dan keselamatan penonton di stadion sepak bola.
Baca Juga: Jokowi Sebut Ada Operasi Politik, PDIP Langsung Menyindir: Siapa yang Berkuasa?
Kericuhan Pecah Saat Pertandingan Berlangsung
Ketegangan antara suporter Persita dan Persija dilaporkan mulai terlihat ketika pertandingan memasuki babak pertama. Area sekitar tribun menjadi salah satu titik yang disorot dalam rangkaian kejadian tersebut.
Berdasarkan laporan mengenai insiden itu, keributan semakin terlihat ketika pertandingan memasuki jeda babak pertama. Rekaman yang beredar memperlihatkan aksi saling lempar suar atau flare di antara kelompok suporter.
Sejumlah orang tampak berlarian menjauhi kerumunan. Bahkan, beberapa suporter terlihat turun dari tribun menuju area lapangan ketika situasi semakin tidak kondusif.
Pemandangan tersebut menggambarkan bagaimana ketegangan di antara kelompok suporter dapat dengan cepat berubah menjadi situasi yang membahayakan orang-orang di sekitarnya.
Ketika kericuhan terjadi di tengah kerumunan, penonton yang tidak terlibat pun berpotensi ikut terdampak. Karena itu, pengendalian massa dan respons petugas menjadi faktor penting untuk mencegah insiden berkembang lebih jauh.
Baca Juga: Miris! Kecelakaan Maut Suporter PSS Sleman di Tol Madiun, 4 Orang Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya
Sebelas Orang Terluka, Korban Mendapat Penanganan Medis
Dampak paling nyata dari kericuhan di BIS adalah jatuhnya korban luka. Sebanyak 11 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis.
Keterangan kepolisian menyebutkan bahwa korban perlu segera dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan. Penanganan korban menjadi prioritas setelah keributan terjadi.
Jumlah korban tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kericuhan suporter bukan sekadar persoalan perselisihan di tribun. Ketika aksi saling lempar dan kepanikan terjadi bersamaan, risiko cedera dapat meningkat.
Meski demikian, rincian mengenai identitas seluruh korban, tingkat keparahan luka, dan perkembangan kondisi masing-masing perlu merujuk pada keterangan resmi terbaru.
Informasi tersebut penting agar pemberitaan tidak menimbulkan spekulasi, terutama bagi keluarga korban maupun masyarakat yang mengikuti perkembangan insiden.
Pertandingan Sempat Tertunda, Persita Akhirnya Menang 3-2
Kericuhan turut berdampak pada jalannya pertandingan Persita Tangerang kontra Persija Jakarta. Laga sempat tertunda ketika situasi di area suporter memanas.
Setelah kondisi memungkinkan, pertandingan kembali dilanjutkan hingga selesai. Persita akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2 atas Persija.
Hasil tersebut menjadi bagian dari catatan pertandingan pekan kelima Super League 2026/2027. Namun, perhatian publik tidak hanya tertuju pada hasil akhir di lapangan, melainkan juga pada insiden yang menyebabkan sejumlah penonton terluka.
Pertandingan sepak bola seharusnya menghadirkan persaingan sportif antara dua tim. Akan tetapi, kericuhan di tribun berisiko menggeser perhatian dari permainan menjadi persoalan keselamatan.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Begini Alasan Dedi Mulyadi Saat Dicari Prabowo di Rakornas, Lebih Baik di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai
- 2Kasus Korupsi Pesawat Fiktif Rp4,94 Miliar, Eks Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka
- 3150 Guru Besar Kirim Surat Terbuka Desak Gibran Mundur, Bareskrim Bergerak Maraton Cecar Pelapor Kasus Suket Ijazah!
- 4Disaat Kumpul Keluarga Akhir Pekan, Resep Masakan Kepala Ikan Kakap jadi Primadona Keluarga
- 5Prabowo Akhirnya Buka Kartu! Said Didu Cium Perombakan Besar Kabinet Sebelum Akhir Oktober
- 6AC Milan Hancur Lebur di Markas Bournemouth: 4 Pemain Ini Jadi Biang Keladi Pembantaian Rossoneri!
- 7Bayar 'Hutang' 16 Tahun Lalu, Skuad Emas Manchester United Resmi Bentrok Lawan Persija di SUGBK!
- 8SIAP-SIAP BORONG TIKET! Pemerintah Gratiskan PPN Pesawat 100 Persen Buat Libur Nataru, Cek Trik dan Tanggal Mainnya!
- 9Rizal Fadillah Desak Prabowo Bersikap soal Gibran, Benarkah Wacana Pemakzulan Makin Panas?
- 10Ade Armando Sentil Sikap Prabowo soal Polemik Gibran, Benarkah Mas Wapres Tak Bisa Disalahkan?





